Subscribe: RSS Twitter

Pedagang-wanitaSeorang wanita tua  dengan senyum jenaka disela-sela pipinya yang bulat, duduk menggelar nasi bungkus dagangannya. Segera saja beberapa pekerja bangunan dan kuli angkut yang sudah menunggu sejak tadi mengerubungi dan membuatnya sibuk meladeni. Bagi mereka menu dan rasa bukan soal utama, yang paling penting adalah harganya yang luar biasa murah.

Hampir-hampir mustahil ada orang yang bisa berdagang dengan harga sedemikian rendah. Lalu apa untungnya? Wanita itu terkekeh menjawab.” Bisa numpang makan dan beli sedikit sabun”. Tapi bukankah ia bisa menaikan sedikit harga dagangannya? Sekali lagi ia tertawa. ”Lalu bagaimana dengan kuli-kuli itu bisa beli?. Siapa yang mau menyediakan sarapan buat mereka?. Katanya sambil menunjukan para lelaki yang kini berlompatan ke atas truk pengantar mereka ke tempat kerja.

Ah! Betapa cantiknya, bila sebuah misi hidup dipadukan dalam sebuah kerja. Orang-orang yang memahami benar kehadiran karyanya, sebagaimana wanita di atas, yang bekerja demi setitik kesejahteraan hidup manusia yang lain, adalah tiang penyangga yang menahan langit agar tidak runtuh. Merekalah beludru halus yang membuat jalan hidup yang tampak keras berbatu menjadi lembut bahkan mengobati luka.

Bukankah demikian tugas kita dalam kerja, menghadirkan secercah kesejahteraan bagi sesama.

.

Be Sociable, Share!

Coment On Facebook

Leave a Reply

© 6226 Irwan Putra · Subscribe: RSS Twitter · Irwantra Media designed by idp technology