Subscribe: RSS Twitter

0Uji Kompetensi digunakan untuk mengukur penguasaan atas kemampuan peserta didik. Dengan berubahnya format kebijakan pemerintah, berubah pula peran pemerintah dalam melakukan pengujian terhadap kemampuan peserta didik kursus dan pelatihan, jika dimasa lalu ujian terhadap peserta didik dilakukan oleh pemerintah, sekarang telah bergeser menjadi domain masyarakat dalam hal ini dilakukan Oleh LSK bentukan Asosiasi profesi yang di akui oleh pemerintah. Demikian paparan Bapak Edy Bachtari selaku ketua penyelenggara penguatan pengolalan LSK, TUK, dan Asosiasi Profesi

Untuk tujuan di atas dilakukan penguatan terhadap tempat uji kompetensi, LSK, dan asosiasi peserta. Peserta 140 orang, meliputi LSK, Asosiasi profesi, dan LSK. Kegiatan ini dilaksanakan hariu selasa – kamis, 23-25 februari 2010 di Hotel The Jayakarta.

Kegiatan :

Paparan Narasumber untuk kegiatan pengelolaan TUK, LSK dan Asosiasi Profesi, Penyusunan program kerja, Identifikasi masalah yang dialami dalam pelaksanaan uji kompetensi, dan Pembulatan atas hasil diskusi kelompok

Target kegiatan

  1. Mengingkatnya kelancaran operasional TUK LSK dan LSP
  2. Terlayaninya peserta didik kursus dan satuan pendidikan kursus
  3. Terjadinya sinergi TUK dan LSK dalam pelaksanaan ujia kompetensi.

Persaingan dalam penguasaan sektor ekonomi akan semakin tinggi dimasa yang akan datang, makan diperlukan SDM yang kuat untuk menghadapi persaingan tersebut. Dengan dimulainya perdagangan bebas asia tenggara dan cina menjadikan tidak ada sekat dalam persaingan di semua sektor kehidupan masyarakat, demikian inti sambutan yang disampaikan oleh Dr. Wartato. MM, Direktur Pembinaan Kursus dan Kelembagaan Ditjen PNFI Kementrian Pendidikan Nasional.

Menurut beliau, pembenahan disemua pranata pendidikan nonformal merupakan satu hal yang sangat mendesak. Sehingga untuk kebutuhan itu semua pihak harus saling bersinergi, penataan LKP dimulai dari tahun 2009 diharapkan akan semakin terarah, penerapan NILEK (Nomor Induk Lembaga Kursus), penilaian kinerja, dan pada akhirnya diharapan ada database baru terhadap potret LKP secara nasional.

Arah Pembinaan Kursus  dalam mebangun Brand:

  1. Lembaga Bermutu
  2. Lulusan Bermutu
  3. Mapan Jaringan
  4. Melayani Sepenuh Hati
  5. Inovasi Tiada Henti

Potensi Lembaga Kursus Bermutu

  1. Nilek Online
  2. Penilaian Kinerja LKP
  3. Terakreditasi Oleh Lembaga akreditasi

Lulusan Bermutu

  1. SKKNI
  2. SKL
  3. Kurikulum
  4. Bahan Ajar
  5. Metode
  6. Media Belajar
  7. Evaluasi Belajar

Pada masa mendatang LKP nasional harus bisa sejajar dengan LKP di tingkat regional bahkan internasional.  penguatan kapasitas dan pengelolaan lembaga kursus.

Pada kesempatan ini juga disampaikan regulasi bidang perpajakan dan implementasinya oleh direktur penyuluhan pelayanan dan humas ditjen pajak, Paparan tentang program direktorat  pembinaan kursus dan kelembagaan tahun 2010, Konsep Nomor Induk penyelenggara uji kompetensi, Konsep dan implementasi e-uji kompetensi dan e-administrasi, Harmonisasi dan sinkronisasi asosiasi profesi, LSK, dan TUK../Irwan Putra

.

Be Sociable, Share!

Coment On Facebook

Leave a Reply

© 6524 Irwan Putra · Subscribe: RSS Twitter · Irwantra Media designed by idp technology