Subscribe: RSS Twitter

BenderaBahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Dan per-juangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Tegas betul maksud yang terkandung sebagai alasan kemerdekaan sebuah bangsa, dalam hal ini adalah Indonesia. Negara bangsa yang kita cintai bersama. Makna sebuah kemerdekaan bukan semata terbebas dari penjajahan asing tetapi juga bebas dalam berkemakmuran dan berkeadilan.

Kemerdekaan adalah syarat utama untuk mendapatkan peri kemanusiaan dan peri-keadilan, sehingga jika belum terasa dalam tataran kehidupan sebuah bangsa penghormatan terhadap hak-hak manusia (warga negara) dan keadilan untuk mendapatkan hak-haknya, maka kemerdekaan sebuah bangsa bisa dikatan belum sama sekali bermakna.

Banyak cara orang memaknai hari kemerdekaan suatu bangsa. Namun jika kita melihat apa yang terjadi dengan Bangsa Indonesia, bisa jadi mudah bagi kita untuk melihat bagaimana masyarakat Indonesia memaknai hari kemerdekaannya.

Jika dia berprofesi sebagai penyanyi atau pencipta lagu, memaknai hari kemerdekaan dengan menciptakan lagu tentang ke-Indonesia-an. Berbeda halnya, dengan seorang sutradara, memaknai hari kemerdekaan dengan membuat film tentang perjuang para pahlawan bangsa atau film yang dapat menumbuhkan rasa kecintaan terhadap bangsa.

Namun apa arti kemerdekaan bagi sebagian besar profesi di Negeri Indonesia yang kita cintai bersama ini. Bagi petani kemerdekaan yang sesungguhnya adalah jika harga jual pasca panen bisa membantu untuk kegiatan perekonomian keluarga, mudah air dan gampang kepada akses pupuk, pendidikan terjangkau sehingga hak-hak pendidikan putra dan putri mereka tidak harus dibeli dengan harga yang sangat tinggi. Kemerdekaan pada sebagian buruh kita adalah terbebas dari PHK, upah yang sewajarnya dan penghormatan terhadap hak berserikat.

Tentu masih banyak pemaknaan lain tergantung perasaan dan kebutuhan setiap warga negara. Namun apapun itu telah tersediakah satu jalur yang mudah dan tidak bertele-tele untuk mendapatkannya. Terkadang sesuatu yang sesungguhnya gratis ternyata harus bayar, dengan membayar belum tentu lancar bahkan berbelit-belit. Kemerdekaan adalah warga negara tidak harus lagi membayar apa yang menjadi hak-haknya dan tidak terpaksa untuk membayar apa yang sesungguhnya dia ketahui menjadi kewajiban bersama.

Nah, bagaimana anak-anak kita, yang notabene sebagai penerus bangsa bisa turut memaknai arti kemerdekaan? Apakah mereka hanya tahu bahwa kemerdekaan adalah lomba balap karung, lomba makan krupuk, dll.. Benarkan dengan kegiatan itu menumbuhkan semangat nasionalisme, atau sebaliknya henya mendapatkan kegembiraan sesaat atas “penjajahan dalam bentuk lain” yang di sodorkan dan dipertontonkan kepada meeka Sebuah pertanyaan besar bagi kita??…Irwan Putra

.

Be Sociable, Share!

Coment On Facebook

Leave a Reply

© 6480 Irwan Putra · Subscribe: RSS Twitter · Irwantra Media designed by idp technology